Minggu, 24 Maret 2013

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa




Hari ini adalah hari yang bahagia untuk kita semua,
Yang berada di ruangan ini...
Kebahagiaan akan terasa lebih lengkap,
Apabila dikelilingi oleh orang-orang yang kita cintai...

Berbicara tentang CINTA...
Ada beberapa orang yang tentunya tak diragukan lagi ketulusan cintanya...
Dan tak akan pernah melepas cintanya untuk kita,
Yaitu GURU...




Keberhasilan dan perjuangan yang kita capai hari ini tak terlepas..
Dari cinta, kasih sayang, serta bimbingan darinya..
Kesuksesan kita adalah bahagia mereka,

Dan..
Kegagalan kita adalah pilu mereka..
Kami berdiri di atas panggung ini...
Pandangan kami hanya tertuju pada mereka,
Pahlawan Tanpa Tanda Jasa..

Yang wajahnya tak asing lagi bagi kami..
Mereka yang sangat kami hargai..
Mereka yang sangat kami hormati..
Kami cintai dan kami sayangi..
Ya, mereka adalah guru-guru kami..

Dengan disertai senyuman, kami berjalan menghampiri mereka...
Seiring dengan langkah, terlintas dibenak kami,
Atas apa yang telah mereka lakukan terhadap hidup kami selama ini..
Guru yang selama ini mendidik kami..
Guru yang telah sangat sabar dalam mengajari kami..
Dan guru juga yang telah memberikan ilmunya, ikhlas kepada kami..
Sehingga saat ini kami dapat berdiri di sini untuk saat yang terakhir..

Langkah-langkah kami terhenti dihadapan mereka..
Dan kami pandangi mereka..
Menatap wajah mereka..
Menatap mata mereka yang berbinar-binar meneteskan air mata bahagia,
Air mata haru..
Kami cium tangan mereka, kami peluk mereka..
Sambil berkata... bu, pak..
Yang kami berikan hari ini tak pernah cukup untuk membalas jasamu..
Yang telah engkau berikan kepada kami selama ini..
Terima kasih bu, pak.. kami sayang ibu dan bapak..
Sampai akhir hayat kami..

Detik demi detik, hari demi hari, tahun demi tahun..
Apakah yang dapat kita lakukan untuk membalas jasa mereka?
Sering kami tutup kuping tidak mendengarkan nasehat mereka..
Sering kami berbohong untuk kepuasan kami..
Sering juga kami melawan jika mereka marah karena kenakalan kami..
Dan bahkan sering kami mengeluarkan kata-kata kasar,
Yang tak pantas mereka dengar dari bibir kami..

Dasar cerewet, kuno, kulot !
Tapi apa mereka menyimpan rasa dendam terhadap kami?
Tidak, tidak sama sekali..
Mereka sangat tulus memaafkan kekhilafan kami..
Mereka tetap menyayangi kami disetiap hembusan nafasnya..
Bahkan mereka tetap menyebut nama kami disetiap do’a mereka..
Hingga kami menjadi seperti sekarang ini..
Ya tuhan..betapa durhakanya kami ini..
Tak sadarkah bahwa mereka adalah orang yang sangat berarti..

Terima kasih, terima kasih untuk semuanya guruku..
We always love u..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar